Senin, 19 Desember 2011

Empat Pria Tersubur di Dunia

Mereka memiliki banyak anak. Jumlahnya puluhan, bahkan ada yang mencapai 210 anak.



Filosofi banyak anak banyak rezeki tampaknya mengilhami sejumlah pria untuk menciptakan keluarga besar. Tak tanggung-tanggung, mereka memiliki puluhan keturunan, bahkan ada yang mencapai lebih 200 anak.

Seluruhnya menikahi lebih dari satu wanita. Bahkan ada yang pernah menjalani 130 pernikahan. Siapa saja mereka?

1. Asentus Ogwella Akuku Pria asal Kenya ini memiliki 210 anak dari 130 pernikahan yang dijalaninya sepanjang hidup. Di usia 22 tahun, Akuku sudah menikahi lima wanita. Di usia 35 tahun, dia menikah untuk ke-45 kalinya.

“Saya dijuluki 'Bahaya' karena saya mengalahkan banyak pria dalam hal wanita. Saya sangat gagah. Saya berpakaian dengan gaya dan tahu cara memperlakukan wanita dengan omongan manis. Tak ada wanita yang bisa mengenyahkan pendekatan saya. Saya seperti magnet," kata Akuku suatu ketika.

Menurut koran Kenya, Standard Media, Akuku menikah pertama kali pada tahun 1939 dan terakhir kali pada 1997 saat berusia 79 tahun. Istri termudanya saat dinikahi berusia 18 tahun yang kemudian memberinya tiga anak. "Beliau memiliki 210 anak, 104 anak perempuan dan 106 anak laki-laki, yang beberapa telah meninggal," kata Juru Bicara Akuku, Tom.

Keturunan Akuku sekarang hidup tersebar di Kanyamwa dan Aora Chuodho di Kabupaten Ndhiwa dan Karungu di Kabupaten Nyatike, Kenya. Sebagian putra dan cucu-cucunya mendapat pendidikan yang baik dan bekerja untuk pemerintah atau swasta.

Pada 3 Oktober 2010, Akuku menghembuskan napas terakhir akibat penyakit diabetes.

2. Ziona Chana Pria 66 tahun asal Guwahati, India, ini memiliki 94 anak dan 33 cucu. Puluhan keturunannya itu ia dapat setelah mempersunting 39 istri. "Saya pernah menikahi 10 wanita dalam satu tahun," katanya kepada media lokal, seperti dikutip dari laman Telegraph.

Bersama semua istri dan keturunannya, ia tinggal di sebuah gedung bertingkat empat dengan 100 kamar, di Mizoram, negara bagian India. Para istri memiliki jadwal memasak secara bergilir di dapur bersama. Sementara para anak dan cucu memiliki jadwal membersihkan rumah bergantian.

Ziona bercerita bertemu dengan istri pertama yang terpaut tiga tahun saat usianya 17 tahun. Sejak menikahi istri pertamanya, Ziona terus menambah istri. Bahkan, pemimpin sekte Kristen lokal 'Chana' ini akan terus menambah jumlah anggota keluarganya hingga 400 orang.

3. Bello MaasabaPria 87 tahun asal Bida, Nigeria, ini memiliki 185 anak dari 107 wanita yang dipersuntingnya. Dari jumlah itu, hanya 133 anak yang masih hidup. Yang paling bungsu berusia sekitar satu tahun.

Sejak akhir 1980an, menikah seakan menjadi 'pekerjaan utama' Bello Maasaba, seorang tokoh spiritual sebuah negara bagian di negaranya.  Setiap beberapa bulan sekali, bahkan beberapa minggu, ia menikahi seorang wanita.

Sembilan dari istrinya meninggal dunia, 12 lainnya memilih bercerai. Kini, Bello Maasaba hidup bersama dengan 86 istri, yang tertua berusia 64 tahun, yang termuda  bahkan baru 19 tahun. Bersama puluhan anak, mereka tinggal di sebuah rumah besar bertingkat empat yang memiliki 89 kamar.

4. Luiz Costa de OliveiraPria 90 tahun asal Brasil ini memiliki 50 anak dari empat orang wanita. Tiga wanita yang memberinya keturunan termasuk saudara ibunya, dan dua saudara perempuannya. "Hal terindah yang pernah Tuhan ciptakan adalah di dunia ini adalah wanita," begitu katanya.

Dari istri pertamanya, ia memiliki 17 anak. Setelah istrinya meninggal, ia jatuh cinta dengan ibunya sendiri, Maria Francisca da Silva, dan memiliki 17 anak lagi. Setelah itu, ia kembali menjalin hubungan dengan saudara perempuan Maria, Ozelita. Dari Ozelita, ia menambah 15 anak lagi. Dan, yang terakhir dipikatnya adalah bibinya sendiri, Francisca Maria.

Jumat, 16 Desember 2011

Binatang Prasejarah Paling Terkenal


1. Triceratops

Nama : Triceratops
Panjang : 9 m, tinggi 3 m
Massa : 12 ton
Zaman : Akhir Cretaeceous (68 juta tahun yang lalu)
Makan : Tumbuh-tumbuhan
Triceratops berarti muka bertanduk tiga dalam bahasa Yunani. Hewan ini memiliki cula sepanjang 1 m sebanyak 2 buah di atas matanya, dan satu lagi lebih pendek dibagian atas hidungnya. Hal yang paling membedakan hewan ini dari hewan yang lain adalah tulang tengkoraknya yang mampu berkembang sepanjang 2m, hampir sepertiga panjang tubuhnya. Fosil hewan ini ditemukan di Benua Amerika. Hewan ini diperkirakan tidak berkelompok dan individual. Tanduknya berfungsi sebagai kedudukannya terhadap triceratops lain seperti halnya rusa saat ini (courtship). Hewan ini menjadi objek penelitian yang cukup banyak digemari oleh para ilmuwan karena banyaknya fosil yang ditemukan.
Intermezo:
Selain fosil hewn ini banyak ditemukan, hewan ini terkenal karena ke-eksotisannya, bentuk fisik yang unik dan terkesan “friendly” bagi masyarakat membuatnya menjadi ikon hewan prasejarah yang digemari anak-anak.
(Gimana ga eksotis?yang bercula satu aja diburu besar-besaran, apalagi bercula tiga?)
2. Mammoth
Nama: Mammoth (Mammuthus primigenius)
Panjang: 5 meter (hingga bahu)
Massa: 12 ton
Zaman: Pliosen (4,8 jt tahun yg lalu)
Makan: Tumbuhan (biasanya yang berupa pohon)

Mammoth merupakan nenek moyang hewan yang kita kenal dengan nama gajah, dan memiliki gading sepanjang 3,3 m yang digunakan saat berkelahi ataupun menakuti musuh. Fosil mammoth sering ditemukan dalam kondisi yang masih baik karena kondisi suhu yang sangat rendah. Habitat mammoth adalah daerah-daerah balkan (Rusia, Siberia, dan sekitarnya). Mammoth sering juga disebut woolled elephant atau gajah berbulu tebal karena bulu yang melindungi tubuhnya (yg mampu membuatnya bertahan di suhu yang ekstrim).
Intermezo:
Ada banyak teori yang mengemukakan sebab-sebab kepunahan mammoth, salah satunya adanya penyakit menular (infectious disease).
(Penyakit apa? mungkin dilihat dari habitanya mammoth terkena flu gajah…)
3. Velociraptor
Nama: Velociraptor
Panjang: 2 m, (tinggi tubuh saat berdiri 1 m)
Massa: 50 kg
Zaman: Akhir Cretaeceous
Makan: Hewan-hewan yang berukuran lebih kecil dari ukuran tubuhnya
Velociraptor berarti pencuri berkecepatan tinggi (speedy thief). Memiliki 30 gigi yang panjang dan tajam, paruh yang datar, dan leher membentuk seperti huruf “s”. Bergerak dengan kedua tungkai (kaki) nya yang kuat, dan berukuran kecil, hewan ini memiliki karakteristik yang hampir sama dengan cheetah. Akan tetapi, raptor seringkali berburu dalam kelompok yang terdiri dari 3-10 ekor raptor. Ciri khas lain dari raptor (selain kedua tungkainya yang kuat) adalah kapasitas otaknya yang diperkirakan memiliki kemampuan yang sama dengan simpanse (mampu berkomunikasi dengan sesama raptor melalui suara-suara yang spesifik). Kecepatan larinya mencapai 40 mil per jam. Fosil Velociraptor ditemukan di Rusia, Mongolia, dan China.
Intermezo:
Raptor menjadi salah satu ikon NBA karena klub basket Toronto Raptor yang menggunakan maskot yang sama dengan namanya, Raptor.
(Asal di lapangan ga pake nyakar apalagi ngigit sih gapapa…)
4. Pterodactyl
Nama: Pterodactyl (Pterosaurus)
Panjang: tubuh saat berdiri 3m, bentangan sayap mencapai 10m
Massa: -
Zaman: Trias (65,5 juta tahun yg lalu)
Makan: Tumbuhan dan hewan-hewan kecil seperti ular dan ikan

Pterodactyl berasal dari bahasa Yunani yang berarti kadal yang bersayap (winged lizard). Hewan ini terkenal dengan paruhnya yang panjang dan bentangan sayapnya yang lebar (mencapai lebih dari 10 m). Peneliti dari Ohio University menemukan ada satu bagian otak yang membedakan hewan ini dengan hewan vertebrata lainnya. Flocculi. Proporsi flocculi didalam otak pterosaurus mencapai 7,5%, dan rata-rata vertebrata hanya memiliki 1-2% flocculi didalam otaknya. Flocculi ini menyebabkan penglihatan pterosaurus menjadi jauh lebih baik. Namun proporsi yang besar ini lebih disebabkan oleh bentangan sayapnya yang lebar, karena selain berhubungan dengan otot mata, flocculi juga berhubungan erat dengan kerja syaraf sensorik.
Intermezo:
Tahun 1856, The Illustrated London News memberitakan adanya pekerja rel kereta api yang berada di dalam sebuah terowongan melihat burung dengan syap yg lebar, paruh yang panjang, dan bergigi menyerupai gergaji, lalu hewan tersebut menghilang dan berubah menjadi abu.
(Hmmm….sepertinya sejak dulu memang sudah ada yg mengilhami film2 dan sinetron dubbingan di salah satu stasiun TV swasta di negeri kita… )
5. Smilodon
Nama: Smilodon (Long-teeth cats)
Panjang: -
Massa: 55-300 kg
Zaman: Megantereon (2,5 juta-500.000 tahun yang lalu)
Makan: hewan pemakan tumbuhan (bison, rusa,dll.)
Smilodon atau yang dikenal dengan sebutan sabre-tooth cat berasal dari bahasa Yunani yang artinya gigi pahat, ditemukan di Benua Amerika. Ciri khas dari hewan ini adalah gigi taring atas yang panjang (17 cm). Smilodon berburu dalam kelompok seperti halnya singa saat ini. Akan tetapi, kelompok tersebut tidak didominasi oleh pejantan, karena ukuran tubuhnya yang sama dengan betina. Gigi taring yang panjang tersebut tidak digunakan untuk memikat pasangan, jadi kehidupan sosial hewan ini belum banyak diketahui. Smilodon memiliki tubuh yang lebih menyerupai beruang karena bulunya menyerupai beruang, dan bagian perut yang lebar dan pendek.
Intermezo:
Meskipun gigi taringya membunuh lebih cepat dan efisien, Kepunahan Smilodon diperkirakan karena kemampuan berburunya yang terlalu spesifik ini, yang menyebabkan ketergantungan terhadap hewan yang lebih besar sangat tinggi. Perubahan vegetasi menyebabkan perubahan fisiologis mangsa2nya, sehingga berdampak secara langsung terhadap populasi Smilodon.
(Coba kalo dulu ada tukang pahat gigi…ga jadi punah dong…)
6. Temnodontosaurus
Nama: Temnodontosaurus
Panjang: 9 m
Massa: 15 ton
Zaman: Awal Jura (196 juta tahun yg lalu)
Makan: Cumi-cumi dan ikan-ikan kecil
Temnodontosaurus merupakan pemangsa bawah laut yang memiliki stamina berenang yang menakjubkan, yang membuatnya mampu berenang hingga ke dasar laut untuk mencari mangsa. Fosilnya ditemukan di Perairan Inggris dan Jerman. Ciri khas dari hewan ini adalah matanya yang besar, 20 cm. Hewan ini mirip dengan lumba-lumba saat ini, karena paruhnya yang panjang dan sirip yang datar.
7. Tyrannosaurus
Nama: Tyrannosaurus rex
Panjang: 12 m, tinggi 6 m
Massa: 7,5 ton
Zaman: Cretaeceous (68 juta tahun yang lalu)
Makan: hewan pemakan tumbuhan
Tyrannosaurus rex dalam bahsa yunani berarti raja kadal yang kejam. Sama seperti raptor, T-rex bertungkai dua, leher menyerupai huruf “s”, dan memiliki ekor sebagai penyeimbang gerakannya. T-rex memiliki tulang tengkorak yang besar (1,5 m) yang dikelilingi jaringan-jaringan otot yang kuat sehingga membuatnya mampu dengan mudah mengunyah mangsanya. Hewan ini ditemukan di Benua Amerika dan Benua Asia (Tarbosaurus). Lengan hewan ini terbilang cukup kecil, hanya sepanjang 1 m dan belum ditemukan fungsi sebenarnya dari lengan ini. Penelitian terbaru (April 2008) mengatakan bahwa T-rex memiliki kekerabatan dengan bangsa unggas, aligator, dan burung unta. Walaupun tubuhnya cukup besar, T-rex memiliki otot-otot yang banyak yang memungkinkannya berlari dengan kecepatan 40-70 km/h. Kemampuan lain dari hewan ini adalah mampu mencium bebauan dari jarak yang jauh yang mampu dibandingkan dengan burung pemakan bangkai saat ini. Hingga saat ini masih menjadi perdebatan apakah T-rex sebenarnya pemakan bangkai atau hewan yang berburu.
Intermezo:
Film King Kong menampilkan T-rex sebagai salah satu musuh besar si King Kong. Film tersebut menunjukkan bahwa ukuran King Kong tidak jauh berbeda dengan T-rex. Sedangkan di adegan lain menunjukkan si King Kong tingginya luar biasa, khususnya setelah memasuki kota.
(wah….Hollywood mesti belajar ilmu ukur nih…)
Yang terakhir dan ada di negeri kita sendiri…

8. Coelacanth
Nama: Coelacanth (Latimeria chalumnae)
Panjang: 2 m
Massa: 80 kg
Zaman: Devonian pertengahan (410 jt tahun yg lalu)
Makan: Cumi-cumi dan Ikan-ikan kecil

Coelacanth yg berasal dari bahasa Yunani yg berarti hollow spine (duri/tulang punggung yang berlekuk) diperkirakan sudah punah semenjak zaman cretaceous. Namun penemuan mengejutkan terus berdatangan seiring ditemukannya hewan ini di perairan Tanzania, Madagascar, Kenya, dan Indonesia, tepatnya Taman Laut Nasional Bunaken (mantab bro!). Walaupun hewan ini mati setelah ditangkap nelayan, diyakini hewan ini masih ada dan hidup di perairan dalam (>700 m). Coelacanth termasuk salah satu fosil hidup karena nyaris tidak mengalami perubahan secara signifikan pada fisik hewan ini dari masa ke masa.

Mengapa Banteng Benci Warna Merah


Apa yang menyebabkan seekor banteng terganggu adalah, karena seseorang melambaikan kain tepat di depan wajahnya. Pandangan terhadap warna adalah subyek yang menipu. Di dalam pandangan manusia memiliki batang mata yang sensitif terhadap cahaya, tetapi tidak menyediakan informasi mengenai warna. Tetapi banteng punya, dan bekerja baik dalam cahaya redup atau gelap.


Seperti saat melihat di malam hari, persepsi warna menjadi buram karena gelap. Batang mata manusia dilengkapi dengan tiga jenis sel kerucut, masing-masing sensitif terhadap panjang gelombang cahaya yang berbeda, gelombang merah, hijau, dan biru. Setiap warna yang kita tahu, dapat direpresentasikan sebagai kombinasi dari warna dasar tersebut.
Ketika sesuatu yang tidak beres dengan aspek pandangan dasar ini, maka menghasilkan kebutaan warna, yang biasanya berupa ketidakmampuan yang tidak lengkap untuk membedakan warna, daripada mempersempit rentang warna yang dapat dirasakan. Manusia memiliki pandangan warna umum seperti dalam ikan, reptil, amfibi, dan burung. Beberapa binatang melihat lebih banyak warna dari yang kita dapat, misalnya lebah.


Buta Parsial
Persepsi warna merupakan respon otak atas stimulus yang diterima oleh retina. Telah diidentifikasi 3 jenis sel fotoreseptor kerucut (yang diperlukan untuk dapat membedakan warna) yakni biru, hijau, dan merah. Dibutuhkan minimal 2 sel untuk dapat membedakan warna, dan pada penglihatan warna normal dibutuhkan ketiganya. Buta warna biasanya disebabkan oleh faktor keturunan. Dari faktor keturunan ini yang paling sering ditemukan adalah defek sel merah-hijau. Buta warna ini berkaitan dengan gen X resesif, jadi diturunkan oleh ibu (tidak harus mengalami buta warna, karena gen bersifat resesif) kepada anak laki-lakinya. Pada seseorang dengan buta warna parsial, dapat mengalami defek pada sel kerucut merah ataupun hijau sehingga tidak dapat mempersepsi warna tersebut dan turunannya, juga sulit membedakannya.

Banteng Membenci Warna Merah
Penyebab banteng tidak suka kain warna merah sendiri karena sebenarnya banteng itu tidak suka lambaian kainnya, bukan warna kainnya itu sendiri. Banteng punya penyakit buta parsial yang menyebabkan banteng tidak bisa melihat warna/buta warna. Tapi karena matador memang sudah biasa sejak dulu menggunakan kain berwarna merah sebagai alat untuk aksinya melawan banteng, jadi kita menganggap warna merah lah yang membuat si banteng mengamuk.

Jumat, 09 Desember 2011

Pesawat Pertama di Pintu Ruang Antarbintang

LEBIH dari tiga dekade setelah peluncuran, sebuah pesawat ruang angkasa NASA berjuang keras untuk sejengkal lagi dapat melewati tepi sistem tata surya kita.

Pesawat itu adalah Voyager 1 yang kini berada 11 miliar mil dari matahari. Pesawat ini telah menjelajahi pinggiran tata surya sejak 2004.

Para ilmuwan mengatakan, Senin (5/12), Voyager 1 telah memasuki wilayah baru dalam sistem surya yang dijuluki sebagai zona stagnasi.

Voyager 1 masih tinggal selangkah lagi untuk benar-benar ke luar dari sistem tata surya. Ini akan menjadikan pesawat ruang angkasa buatan manusia pertama yang menyeberang ke ruang antarbintang.

Pesawat tersebut memiliki daya baterai yang cukup untuk bertahan hingga 2020. Tapi, para ilmuwan berpikir Voyager 1 akan mencapai ruang antarbintang sebelum tahun itu, yakni dalam hitungan beberapa bulan atau tahun.

Kepala ilmuwan Ed Stone dari NASA Jet Propulsion Laboratory mengatakan, waktu sampainya Voyager 1 ke ruang antarbintang tidak jelas karena belum pernah ada pesawat berkelana hingga sejauh itu.

"Perjalanan masih berlanjut," kata Stone dalam pertemuan American Geophysical Union di San Francisco.

Pada tahun lalu, Voyager 1 telah menjelajahi wilayah baru. Wilayah ini tampaknya stagnan karena badai matahari telah berkurang secara dramatis. Lantas partikel energi tinggi dari luar merembes ke dalam. Itulah tanda-tanda bahwa Voyager 1 berada di ambang pintu ruang antarbintang.

Para ilmuwan berharap dapat melihat tanda-tanda beberapa saat Voyager 1 melintasi batas, termasuk perubahan arah medan magnet dan jenis angin. Angin antarbintang lebih lambat, lebih dingin, dan lebih padat daripada angin matahari. (AP/OL-5)

Senin, 21 November 2011

Meraih Sukses dengan Menjadi Kreatif


Menjadi sukses adalah tujuan hidup bagi sebagian besar orang. Salah satu modal untuk meraih kesuksesan adalah dengan menjadi individu yang kreatif. Dengan kreatifitas yang dimiliki seseorang disertai dengan pengambilan langkah-langkah yang tepat dalam mengembangkan kreatifitas tersebut, Kesuksesan bisa dicapai. Ada beberapa langkah awal yang dapat diambil untuk mencapai kesuksesan dengan memanfaatkan ide kreatif yang Anda miliki, diantaranya:
Coba sesuatu yang baru
Jangan pernah takut untuk mencoba, karena segala sesuatu hal berawal dari mencoba sampai akhirnya Anda sendiri yang menilai apakah Anda sudah mampu dalam bidang tersebut atau belum. Selain itu, dengan banyak mencoba Anda akan semakin tertempa untuk mampu menyelesaikan segala macam masalah yang Anda hadapi dalam bidang tersebut.
Mewujudkan ide
Jika Anda mempunyai ide positif, aplikasikan hal tersebut kedalam satu bidang yang mampu Anda pertanggung jawabkan.
Bergerak sedikit demi sedikit
Mulailah menggarap sedikit demi sedikit ide yang ada dalam pikiran Anda, jangan jadikan ide tersebut hanya sebatas wacana.
Banyak bertanya
Tanyakan kepada orang yang lebih berpengalaman karena hal itu akan menambah wawasan serta informasi yang kita butuhkan dalam memulai satu pekerjaan.
Banyak belajar
Mulailah membuka buku serta referensi lain yang ada hubungannya dengan ruang lingkup ide Anda.
Tentukan motto hidup
Motto hidup memiliki kekuatan yang lebih besar dari sekedar kata-kata. Karena biasanya motto hidup bisa jadi merupakan representasi dari tujuan hidup anda ataupun hal yang ingin Anda capai dalam hidup. Motto hidup bisa berupa kata-kata penyemangat seperti, hari ini harus lebih baik dari hari kemarin. Oleh karena itu, Anda harus memiliki motto hidup untuk menjadi motivasi.

Minggu, 30 Oktober 2011

Sejarah si Gigi Biru


Bluetooth adalah spesifikasi industri untuk jaringan kawasan pribadi (personal area networks atau PAN) tanpa kabel. Bluetooth menghubungkan dan dapat dipakai untuk melakukan tukar-menukar informasi di antara peralatan-peralatan. Spesifiksi dari peralatan Bluetooth ini dikembangkan dan didistribusikan oleh kelompok Bluetooth Special Interest Group.
Bluetooth beroperasi dalam pita frekuensi 2,4 Ghz dengan menggunakan sebuah frequency hopping traceiver yang mampu menyediakan layanan komunikasi data dan suara secara real time antara host-host bluetooth dengan jarak terbatas.

Asal nama bluetooth dan lambangnya
Nama bluetooth berasal dari nama raja di akhir abad sepuluh yaitu Harald Blatand yang di negara inggris juga dijuluki Harald Bluetooth, kemungkinan karena memang giginya berwarna gelap. Ia adalah raja Demark yang telah berhasil menyatukan suku-suku yang sebelumnya berperang, termasuk suku dari wilayah yang sekarang bernama Norwegia dan Swedia.
Bahkan wilayah Scania di Swedia tempat teknologi bluetooth ini ditemukan, juga termasuk daerah kekuasaannya. kemampuan raja itu sebagai pemersatu juga mirip dengan teknologi bluetooth sekarang yang bisa menghubungkan berbagai peralatan seperti komputer personal dan telepon genggam.

sedangkan logo bluetooth berasal dari penyatuan dua huruf jerman yang analog dengan huruf H dan B (singkatan dari Harald Bluetooth), yaitu (Hagall) dan (Blatand) yang kemudian digabungkan.
Awal mula dari Bluetooth adalah sebagai teknologi komunikasi wireless (tanpa kabel) yang beroperasi dalam pita frekuensi 2,4 GHz unlicensed ISM (Industrial, Scientific and Medical) dengan menggunakan sebuah frequency hopping tranceiver yang mampu menyediakan layanan komunikasi data dan suara secara real-time antara host-host bluetooth dengan jarak jangkauan layanan yang terbatas (sekitar 10 meter). Bluetooth berupa card yang menggunakan frekuensi radio standar IEEE 802.11 dengan jarak layanan yang terbatas dan kemampuan data transfer lebih rendah dari card untuk Wireless Local Area Network (WLAN).
Pembentukan Bluetooth dipromotori oleh 5 perusahaan besar Ericsson, IBM, Intel, Nokia dan Toshiba membentuk sebuah Special Interest Group (SIG) yang meluncurkan proyek ini. Pada bulan Juli 1999 dokumen spesifikasi bluetooth versi 1.0 mulai diluncurkan. Pada bulan Desember 1999 dimulai lagi pembuatan dokumen spesifikasi bluetooth versi 2.0 dengan tambahan 4 promotor baru yaitu 3Com, Lucent Technologies, Microsoft dan Motorola.
Saat ini, lebih dari 1800 perusahaan di berbagai bidang bergabung dalam sebuah konsorsium sebagai adopter teknologi bluetooth. Walaupun standar Bluetooth SIG saat ini ‘dimiliki’ oleh grup promotor tetapi ia diharapkan akan menjadi sebuah standar IEEE (802.15)

Kelebihan yang dimiliki oleh sistem Bluetooth adalah:
  • Bluetooth dapat menembus dinding, kotak, dan berbagai rintangan lain walaupun jarak transmisinya hanya sekitar 30 kaki atau 10 meter
  • Bluetooth tidak memerlukan kabel ataupun kawat
  • Bluetooth dapat mensinkronisasi database dari handphone ke komputer
  • Dapat digunakan sebagai perantara modem
  • Di Indonesia, perkembangan bluetooth mengacu pada negara-negara maju dan sudah banyak sekali perangkat yang dilengkapi dengan sistem bluetooth sehingga memudahkan berbagai proses transfer data
Kekurangan dari sistem Bluetooth adalah:
  • Sistem ini menggunakan frekuensi yang sama dengan gelombang LAN standar
  • Apabila dalam suatu ruangan terlalu banyak koneksi Bluetooth yang digunakan, akan menyulitkan pengguna untuk menemukan penerima yang diharapkan
  • Banyak mekanisme keamanan Bluetooth yang harus diperhatikan untuk mencegah kegagalan pengiriman atau penerimaan informasi.
  • Di Indonesia, sudah banyak beredar virus-virus yang disebarkan melalui bluetooth dari handphone

Sabtu, 29 Oktober 2011

Sejarah Talaga

1.1 Awal Berdirinya Kerajaan Talaga
Talaga merupakan sebuah kecamatan yang berada di Kabupaten Majalengka yang letaknya tepat berada di kaki Gunung Ciremai. DI daerah ini pernah berdiri sebuah kerajaan besar yang bercorakkan Budhisme dengan nama Kerajaan Talaga. Penamaan Kerajaan Talaga didasarkan pada letak kerajaan yang berdekatan dengan sebuah talaga atau oleh masyarakat setempat disebut situ sangiang.
Di sekitar tempat inilah Kerajaan Talaga pernah berdiri Terbentuknya Kerajaan Talaga diawali dengan berdirinya sebuah padepokan agama Budha (± 1371 M) yang bernama padepokan Sarwastiwada (ajaran Budha Mahayana yang menitik beratkan pada ajaran puji-pujian pada Sidarta Gautama) padepokan ini berada di daerah Gunung Bitung, sebuah daerah yang berada di Desa Wangkelang Kecamatan Cingambul Kab. Majalengka. Padepokan Sarwastiwada dibina oleh Sang Sudayasha, ia adalah salah seorang putra dari Sang Suryadewata yang merupakan keturunan dari Prabu Ajiguna Linggawisesa dan Ratu Uma Lestari dari Kerajaan Galuh.
Dalam perkembangannya padepokan yang dibina oleh Sang Sudayasa ini mengalami kemajuan pesat terlebih lagi ketika Padepokan ini dipimpin oleh putranya bernama Sang Darmasuci. Dengan bertambah pesatnya perkembangan agama Budha di daerah Gunung Bitung menjadikan Sang Darmasuci sebagai seorang raja merangkap sebagai pendeta Budha Sarwastiwada. Sang Darmasuci akhirnya pindah dan mendirikan sebua'a kerajaan kecil bercorak Bhudisme yang ciiher; nap-,a Kerajaan Talaga karena letaknva ditepi sebuah Talaga atau situ (Situ Sangiang Kecamatan Banjaran). Kerajaan Talaga ini masih berada diwilayah kekuasaan Kerajaan Galuh yang pada saat itu dipimpin oleh rajanya Sang Maha Prabu Niskala Wastu Kancana yang masih saudara sano Darmasuci Atas kerjasama dan dukungan Maha Prabu Niskala Wastu Kancana terhadap kerajaan Talaga, maka sebagrai kerajaan van-, bercOrak Budhisme kerajaan ini menjadi pusat penyebaran agama Budha ditatar tanah sunda (Jawa Barat) bahkan dart luar wilayah tatar tanah sundapun banyak orang yang, datang berkunjung ke kerajaan Budha Talaga ini.
1.2 Raja - raja Penguasa Kerajaan Talaga
a. Era Prabu Darmasuci
2
Prabu Darmasuci merupakan raja pertama sekaligus pendiri kerajaan yang dilatar belakangi dengan perkembangan dan kemajuan Padepokan Sarwastiwada yang diwarisi dari ayahandanya Sang Sudayasa atau yang lebih dikenal dengan sebutan Batara Gunung Bitung.
Pemerintahan Prabu Darmasuci segenerasi dengan Maha Prabu Niskala Wastu Kancana dari Kerajaan Galuh yang sama-sama merupakan cicit dari Prabu Ajiguna Lingga Wisesa. Selama pemerintahannya Prabu Darmasuci berhasil menjadikan Kerajaan Talaga sebagai pusat pengembangan agama Budha ditataran tanah sunda dan bahkan hingga luar pulau Jawa. Prabu Darmasuci berputrakan dua orang yang bernama:
1). Begawan Garasiang
2). Prabu Darmasuci II ( Sunan Talagamanggung )
Begawan Garasiang dikenal sebagal resi guru yang termashur dengan segala perjalanan hidupnya yang tersirat dalam sebuah sempalan cerita bahwa ; Sang Begawan Garasiang berkedudukan di suatu tempat yang tenang dan tidak kembali ke tempat asalnya di Gunung Bitung, patilasannya dapat ditemukan disalah satu bukit di Desa Sangiang yang dikenal dengan nama Bukit Garasiang. Begawan Garasiang mempunyai seorang putri yang bernama Nyi Mayangkaruna.
Prabu Darrnasuci II yang merupakan anak dari Prabu Darmasuci I adalah yang melanjutkan tampuk kepemimpinan Kerajaan Talaga menggantikan ayahandanya Prabu Darmasuci I
b. Era Sunan Talagamanggung (± 1388-1420 M)
Pada masa pemerintahan Prabu Darmasuci II kerajaan Budha T'alaga ini mengalami kemajuan yang sangat pesat dalam mengembangkan pengaruh pemerintahan dan agama ditatar sunda. Sebutan Talaga Manggung merupakan sebuah pemberian nama kepada Prabu Darmasuci II dengan harapan setelah dinobatkan menjadi raja di Talaga kelak menjadi seorang pemimpin yang manggung yaitu seorang raja yang adil dan bijaksana dalam menjalankan pemerintahannya. Harapan ini menjadi kenyataan terbukti setelah Prabu Darmasuci II dipercaya menjadi raja ke Il di Talaga kerajaan Talaga mengalami kemajuan dan perkembangan yang sangat pesat.
Prabu Darmasuci 11 atau Sunan Talagamanggung mempunyai dua orang anak, seorang putra bernama Raden Panglurah dan seorang putri bernama Simbarkancana.
Raden Panglurah sebenarnya diharapkan kelak menjadi penerus tahta Kerajaan Talaga, akan tetapi dia tidak tertarik dengan urusan pemerintahan dan lebih senang mengikuti jejak cicitnya Sang Sudayasa atau Batara Gunung Bitung untuk menjadi biksu / Pendeta agama Budha.
Sedangkan putrinya Simbarkancana dikenal sebagai puteri yang sangat cantik sehingga banyak raja­raja yang ingin melamar kepadanya. Karena begitu banyaknya orang yang ingin melamarnya sehingga Sunan Talagamanggung mengadakan sayembara dengan berbagai jenis pertandingan selama tiga han berturut-turut yang diantaranya dipertandingkan keterampilan perang tanding sambil menunggang kuda dengan senjata lengkap, perang tanding sejenis namun tidak berada diatas kuda, keterampilan menangkap binatang buas di hutan, dan kemahiran menggunakan panah. Dari sekian banyak peserta yang mengikuti sayembara akhirnya keluar sebagai pemenang seorang kesatria yang bernama Sang Sakyawirya dari tanah Palembang Sumatera, maka iapun lebih dikenal dengan nama Palembanggunung.
Setelah Palembanggunung dinikahkan dengan Simbar Kancana iapun diangkat sebagai patih utama dan bahkan sebagai wakil sang Prabu yang sebenarnya hanya layak diberikan kepada Raden Panglurah. Dalam perjalanannya Palembanggunung mulai memperlihatkan tabiat yang tidak balk dan bahkan mempunyai niat untuk merebut tampuk pimpinan kerajaan. Untuk mewujudkan keinginannya Palembanggunung dengan segala cara dan muslihat berhasil membujuk seorang patih bernama Citrasinga untuk merencanakan merebut tahta kerajaan dari sang raja dengan cara mcrayu seorang juru simpen kerajaan dari Kerajaan Galuh bernama Centangbarang, Centangbarang in] adalah orang yang tahu kelemahan raja yang, dia berhasil menikam raja dari belakang dengan "CIS" yaitu senjata rahasia milik sang raja yang berhasil ia curi, akhirnya Sunan Talagamanggung wafat ditangan si Centangbarang.
Tampuk pemerintahan akhirnya di teruskan oleh Putri Simbarkancana yang merupakan putera mahkota kerajaan, hal ini dikarenakan Raden Panglurah tidak bersedia untuk meneruskan tahta kerajaan dan lebih memilih untuk menjadi Bhiksu di kawasan Gunung Bitung,
c. Era Ratu Simbarkancana (± 1420 - 1450 M)
Sepenirrggal ayahandanya Simbarkancana dinobatkan sebagai penerus tahta kerajaan. Pada pemerintahan Simharkancana mengalami pemindahan pusat pemerintahan dari Sangiang ke Walangsuji yaitu Desa Kagok Kecamatan Banjaran sekarang yang menjadi tempat baru bagi Simbar Kancana dalam menata dan menjalankan roda pemerintahannya.
Terkait dengan wafatnya Sunan Talagamanggung, akhirnya setelah berhasil menikam Sunan Talagamanggung Centangbarang kabur dan bersembunyi dihutan untuk menghindari kejaran prajurit kerajaan yang diperintahkan oleh Palembang Gunung yang tidak lain merupakan otak dibalik semua konspirasi perebutan kekuasaan mi. Wafatnya Sunan Talagamanggung membuat terkejut para raja di tanah Jawa dan Sumatera yang akhirnya mengutus utusannya untuk menyatakan belasungkawa. Suasana duka juga menyelimuti keraton Surawisesa di kawali yang merupakan ibu kota kerajaan Galuh. Sang Prabu Dewa Niskala mengutus Puteranya Sang Kusumalaya untuk mengusut Centang barang dan orang dibalik konspirasinya.
Sang Kusumalaya akhirnya dapat menemukan Centangbarang dari persembunyiannya dan mendapat pengakuan akan semua yang terjadi dan dalang dibalik peristiwa int. Sang Kusumalaya akhirnya menemui Simbarkancana secara diam-diam di keputren dan mengungkapkan semua akal licik yang tidak lain adalah suarni dari Simharkancana, Simbarkancana sempat marah kepada Kusumalaya dengan tersinggung dengan disebutkannya dalam konspirasi yang menjadikan wafatnva Sunan Talagamanggung, akan tetapi sang Kusurnalava herhasil meyakinkan Simbarkancana dengan mempcrtenIukan Simbarkancana dengan Centan,baranu dit cmpat persembunyianya ditengah hutan.
Pada suatu liar) setelah Simbarkancana mengetahui bahwa otak dibalik wafatnva Sunan Talagamanggung adalah Palembanggunun, suaminva maka pada suatu ketika saat Palembanggunung tertidur pulas dipangkuannya Simbarkancana menusukan Konde (Patrem) tiga kali tepat ditenggorokan sehingga Palembanggunung tewas seketika di pangkuan Simbarkancana.
Sepeninggal Palembanggunung roda pemerintahan berjalan secara aman dan tidak pernah terjadi lagi kekacauan dan perampokan yang ternyata semua itu didalangi oleh Palembanggunung. Tidak lama setelah meninggalnya Palembanggunung Kerajaan Galuh mengirim utusan untuk melamar Simbarkancana yang akhirnya menikah dengan Kusumalaya di keraton kerajaan Talaga Manggung dengan disaksikan para punggawa dan raja-raja sahabat pulau Jawa dan Sumatera. Dari pernikahannya itu Ratu Simbar Kancana dikaruniai tujuh orang anak, yaitu :
1. Sunan Bungbulang
2. Sunan Tegal Cau
3. Sunan Jero Kaso
4. Sunan Kuntul Putih
5. Sunan Cengal
6. Sunan Cihaur
7. Sunan Parung (Sunan Corenda)
Dari kesekian puteranya kelak Sunan Parung yang akan melanjutkan tahta Kerajaan Talaga. Ratu Simbar Kancana hidup sejaman dengan Sribaduga Maha Raja atau Prabu Siliwangi yang merupakan kakak se ayah dart Sang Kusumalaya yang merupakan suami kedua dart Ratu Simbar Kancana
d. Era Sunan Parung (± 1450 - 1500 M)
Pemerintahan kerajaan di era kekuasaan Sunan Parung mengalami dinamika tersendiri karena pada waktu itu pengaruh agama Islam mulai mempengaruhi tatanan kehidupan dan pemerintahan di wilayaah kerajaan Talaga. Dengan masuknya pengaruh Islam mempengaruhi regenerasi kekuasaan yang tadinya tahta diturunkan secara turun temurun. Dengan ini semua kebiasaan itu berubah dan dalam menjalankan pemerintahanya harus berkiblat ke Cirebon sebagai pusat pemerintahan Islam.
Sunan Parung mempunyai seorang anak dari permaisurinya, oleh masyarakat di wilayah Talaga dikenal dengan sebutan Sunyalarang atau Ratu Parung, beliau dinikahi oleh Ranggamantri alias Parunggangsa yaitu keturunan Prabu Siliwangi dari Kerajaan Pajajaran.
e. Era Ratu Parung Sunyalarang (± 1500 - 1550 M)
Setelah Sunan Parung meninggal dunia, tahta kerajaan dilanjutkan oleh puterinya Ratu Parung Sunyalarang yang dibantu oleh suaminya Raden Ranggamantri atau Parunggangsa. Pada masa pemerintahannya di Kerajaan Talaga terjadi proses islamisasi yang dilakukan oleh penguasa kerajaan setelah secara resmi menyatakan masuk Islam kepada Sunan Gunung Jati Cirebon. Dengan peristiwa ini maka Sunan Gunung Jati mertihcrikan gelar Pucuk Umun kepada Raden Ranggamantri yang begitu g~igih menyebarkan agama Islam di Talaga.
Buah Perkawinan Ratu Sunyalarang denoan Raden Ranggamantri mendapatkan keturunan yang diantaranya:
1. Haur Kuning (menurunkan para bupati ciamis)
2. Sunan Wanaperih
3. Dalem Lumaju (maja)
4. Dalem Umbuluar Santoan Singandaru
5. Dalem Panungtun ( Girl lawungan 6. Dalem Panaekan
f. Era Sunan Wanaperih (± 1550 - 1590 M)
Setelah Rd. Ran-g, _g, a Mantri atau Sunan Parunggangsa meninggal, beliau dimakamkan di dekat situ Sangiang dan tahta kerajaan dipegang oleh Putera keduanya Arya kikis (Sunan Wana Perih). Masa pemerintahan Sunan Wana Penh seangkatan dengan kepemimpinan Prabu Sunda Padjajaran, Ratu Carita.
Pada masa Wana Perih menjadi penguasa Talaga seluruh rakyat Talaga Sudah menganut Islam dengan berkiblat pada madzab imam Syafi'i. Sementara itu hubungan dengan Cirebon terus diperkuat dengan pernikahan salah seorang dari putera Sunan Wana Perih dengan Sayyid Ibrahim. Adapun keturunan sunan Wanaperih kemudian menyebar ke berbagal daerah di Jawa barat dan bahkan menjadi cikal bakal beberapa kabupaten di Jawa barat, diantaranya di Subang, Sumedang dan Cianjur. Sunan Wana Perih mempunyai anak diantaranya :
1) Dalem Kulanata
2) Dalem Cageur ( Darma ) Makam Ratu Parung Sunvalareng, Cikiray Talagawetan Kecamatan Talaga
3) Raden Apun Surawijaya ( Sunan Kidul ) 4. Ratu Radeya
4) Ratu Puteri
5) Dalem Aria Wangsagoparana, Sagalaheran­g
Dalam sejarah Jawa Barat telah disebutkan bahwa Aria Wangsa Goparana berasal dari Talaga yang berpindah ke Sagalaherang Subang dan salah satu puteranya yang bernama Raden Aria Wiratanudatar berpindah ke daerah Cikundul di Cianjur yang akhirnya menurunkan bupati bupati dan pendiri kota Cianjur sekarang.
g. Era Pemerintahan Pangeran Apun Surawijaya. (1590- 1635 M)
Sepeninggal Raden Aria Kikis atau Sunan Wanaperih tampuk pemerintahan dilanjutkan oleh anaknya yang bernama Pangeran Apun Surawijaya walaupun sebenarnya masih ada putera tertua Sunan Wana perih yaitu Dalem Kulanata, keterangan diatas menimbulkan penafsiran bahwa di kerajaan Talaga setelah Islamisasi terjadi pertentangan politik diantara keluarga kerajaan. Pan-eran Apun Surawijaya adalah pendiri Kota Talaga dikenal juga dengan sebutan Sunan Kidul, karena beliau memindahkan pusat pemerintahanya ke sebelah selatan dari keraton Walangsuji tepatnya di Tanah Kagok yang sekaran, ada di sebelah Selatan Kota Kecamatan Talaga. Pangeran Apun Surawijaya mempunyai empat orang putra, _yaitu :
1) Dalem Salawangi ( Salawangi )
2) Sunan Cibalagung ( Cianjur )
3) Pangeran Surawijaya ( Sunan Ciburuy )
4) Dalem Tuhu ( Sunan Ciparanje )
h. Era Pangeran Surawijaya (± 1635 - 1675 M)
Pangeran Surawijaya yang lebih dikenal dengan Sunan Ciburuy menggantikan sang ayah Pangeran Apun Surawijaya melanjutkan tampuk pemerintahan dan terus membangun Talaga oleh para keturunannya dari generasi kegenerasi sampai akhirnya ± 1819 M pada masa Bupati Aria Sacanata, Pemerintahan Flindia Belanda mengharuskan Ibu kota Talaga pindah ke Sindangkasih.
1.3 Upaya Pelestarian Sejarah Kerajaan Talaga Manggung
1. Museum Talaga Manggung
Makam Pangeranm Apun Surawijaya, Lemahabang Desa Cikeusal
Kecamatan Talaga.
Museum Talaga Manggung, terlctak di tengah Ibu Kota Kecamatan Talaga Sebagai salahsatu upaya dalam melestarikan peninggalan sejarah Kerajaan Talaga Manggung dimuseum in] tersimpan barang - barang pusaka yang menjadi bukti akan keberadaan Kerajaan Talagamanggung. Awal mula dibangunnya sebuah museum yang terletak dl tengah Ibu Kota Kecamatan Talaga dengan di awali pembuatan sebuah bangunan yang disebut "Bumi Alit" diperkirakan dibangun pada jaman Pangeran Sumanagara sekitar tahun 1820 setelah pemerintahan Kabupaten Talaga dipindahkan ke Sindangkasih oleh pemerintahan Hindia Belanda pada tahun 1819. Pada saat itu pemerintahan Talaga dipimpin oleh Pangeran Aria Sacanata.
Sejak saat itulah penerus atau para keturunan Raja - raja Talaga dikenal dengan sebutan Keprabonan Talaga atau Tokoh Sesepuh Talaga. Sebagai pemegang Keprabonan pasca pemerintahan Pangeran Aria Sacanata diteruskan oleh :
  1. Pangeran Sumanagara th. 1820
  2. Ny. Rd. Anggrek th.1840
  3. Rd. Nata Kusumah th.1865
  4. Rd. H. Gozali Nata Diputra th.1895
  5. Ny. Rd. Masri'ah / Rd. A. Kartadilaga th.1925
  6. Ny. Rd. Madinah th.1970
  7. Rd. Moh. Samsudin th.199 3
  8. Ny. Rd. H. Suhaebah th. 2000
Dalam upaya melestarikan dan menitik beratkan pada keamanan barang peninggalan sejarah Kerajaan Talagamanggung dari hal-hal yang tidak diinginkan, pihak Keprabonan Talaga memohon perhatian Pemerintah Daerah Majalengka demi upaya tersebut diatas. Sebagai tindak lanjut dari upaya tersebut Keprabonan Talaga pada tahun 1991 membentuk sebuah yayasan yang diberi nama Yayasan Talagamanggung, yang didalamnya terdiri dari para keturunan raja Talaga dan berbagai pihak yang memiliki kesamaan visi untuk melestarikan peninggalan sejarah Kerajaan Talagamanggung.
Pada tahun 1993 atas permohonan Yayasan Talagamanggung, Pemerintah Daerah Kabupaten Majalengka merealisasikan pernugaran Bumi Alit menjadi sebuah Museum yang diberi nama Museum Talagamanggung. Yang selanjutnya dimuseum ini tersimpan barang peninggalan Kerajaan Talagamanggung.

2. Prosesi Upacara Adat Nyiramkeun
  1. Nyiramkeun
Nyiramkeun adalah sebuah tradisi yang dilakukan secara turun temurun yang selalu dilaksanakan pada Hari Senin Tanggal Belasan Akhir Bulan Syafar. Adapun kata Nyiramkeun berasal dari bahasa sunda dengan kata asal "Siram" yang berarti memandikan. Adalah salah satu upaya yang dilakukan oleh Keprabonan Talaga secara turun temurun dengan tujuan untuk melestarikan barang peninggalan Kerajaan Talagamanggung.
Disamping itu tujuan diselenggarakannya upacara Nyiramkeun sebagai ajang silaturrahmi antar sesama keturunan Kerajaan Talagamanggung, dan sebagai bentuk penghormatan terhadap orang tua terdahulu yang mewariskan peninggalan - peninggalannya.
Dalam melaksanakan upacara Nyiramkeun ada bagian - bagian prosesi acara yang tidak boleh ditambah atau dikurangi, yang diantaranya adalah : Pengambilan air dari 7 mata air yang sudah ditentukan, diantaranya : Mata air Gunung Bitung, mata air Situ Sangiang, mata air dari Cikiray, mata air dan Wana Perih, mata air dad Lemahabang, mata air dan regasari dan mata air dari Cicamas.
  1. Sesaji, yang biasa disiapkan setiap akan melaksanakan 3 prosesi upacara Nyiramkeun, satu untuk sesaji pada prosesi nyiramkeun Arca Raden Panglurah, satu untuk prosesi Nyirarnkeun Arca Ratu Simbarkancana dan satu lagi untuk prosesi Nyiramken baran- barang pusaka.
  2. Bunga Setaman dan Wewangian ju`~a merupakan salah satu syarat yang harus disiapkan dalam Prosesi pencucian barang pusaka yang mempunyai fungsi untuk memudahkan dalam pencucian barang pusaka dan sehingga wanginya pun bisa bertahan lama.
Adapun hal-hal baru yang berkaitan dengan upacara Nyiramkeun juga dilaksanakan, Kirab Barang Pusaka nrcngclilingi kota Talaga sebagai wujud rasa memiliki masyarakat terhada keberadaan sejarah Kerajaan Talagamanggung. selain Kirab Barang Pusaka juga dimeriahkan pula oleh pementasan seni budaya yang merupakan aset kesenian daerah yang terdapat di wilayah Talaga.sejarah talaga